Minggu, 13 Oktober 2019

Tugas1 softskill

A.           Bahaya Risiko Yang Dimiliki Sistem Informasi
Sistem informasi membuat proses bisnis suatu organisasi menjadi lebih efisien dan efektif dalam mencapai tujuan. Sistem informasi menjadi key-enabler (kunci pemungkin) proses bisnis organisasi dalam memberikan manfaat bagi stakeholders. Seiring meluasnya implementasi sitem informasi maka kesadaran akan perlunya dilakukan pengembangan suatu system informasi.
Terdapat beberapa resiko yang mungking ditimbilkan akibat dari gagalnya pengembangan suatu system.
1.             Sistem informasi yang dikembangkan tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi.
2.             Melonjaknya biaya pengembangan sistem informasi karena adanya “scope creep” (atau pengembangan berlebihan) yang tanpa terkendali.
3.             Sistem informasi yang dikembangkan tidak dapat meningkatkan kinerja organisasi

B.            Risiko Pada Pendekatan Audit
Risiko dalam auditing berarti bahwa auditor menerima suatu tingkat ketidakpastian tertentu dalam pelaksanaan audit. Risiko audit yaitu risiko bahwa auditor secara tidak sadar gagal untuk menyesuaikan pendapatnya atas laporan keuangan yang salah saji secara material.
3 jenis risiko audit terdiri dari.
1.             Risiko bawaan (inherent Risk)
Risiko bawaan adalah kerentanan suatu asersi terhadap salah saji material dengan asumsi tidak ada kebijakan dan prosedur struktur pengendalian intern yang terkait. Risiko bawaan selalu ada dan tidak pernah mencapai angka nol. Risiko bawaan tidak dapat diubah oleh penerapan prosedur audit yang paling baik sekalipun.
2.             Risiko Pengendalian (Control Risk)
Risiko pengendalian adalah risiko bahwa suatu salah saji material yang dapat terjadi dalam suatu asersi, tidak dapat dideteksi maupun dicegah secara tepat pada waktunya oleh berbagai kebijakan dan prosedur pengendalian intern entitas.
3.             Risiko Deteksi (Detection Risk)
Risiko deteksi merupakan risiko ketika auditor tidak dapat mendeteksi salah saji material yang terdapat dalam suatu asersi. Risiko deteksi tergantung atas penetapan auditor terhadap risiko audit, risiko bawaan, dan risiko pengendalian. Semakin besar risiko audit, semakin besar pula risiko deteksi, sedangkan semakin besar risiko bawaan ataupun risiko pengendalian, semakin kecil risiko deteksi.

C.     Efek Risiko Dalam Sistem Infomasi
Pengaruh atau dampak yang ditimbulkan terhadap suatu proyek sistem informasi dapat berpengaruh kepada nilai unjuk kerja dari sistem yang dikembangkan, biaya yang dikeluarkan oleh suatu organisasi yang mengembangkan teknologi informasi, dukungan pihak manajemen terhadap pengembangan teknologi informasi, daN skedul waktu penerapan pengembangan teknologi informasi.
Suatu resiko perlu didefinisikan dalam suatu pendekatan yang sistematis, sehingga pengaruh dari resiko yang timbul atas pengembangan teknologi informasi pada suatu organisasi dapat diantisipasi dan di identifikasi sebelumnya. Mendefinisikan suatu resiko dalam pengembangan teknologi informasi pada suatu organisasi terkait dengan Siklus Hidup Pengembangan Sistem (System Development Life Cycle [SDLC]), dimana fase-fase penerapan SDLC dalam pengembangan teknologi informasi di spesifikasikan analisa resiko.

D.           Kriteria Bukti Audit Sistem Informasi
Lima kriteria lingkup audit  memberikan garis besar atas tanggung jawab auditor internal.
1.             Melakukan tinjauan atas keandalan dan integritas informasi operasional dan keuangan, serta bagaimana hal tersebut diidentifikasi, diukur, diklasifikasi dan dilaporkan.
2.             Menetapkan apakah sistem telah didesain untuk sesuai dengan kebijakan operasional dan pelaporan, perencanaan, prosedur, hukum, dan peraturan yang berlaku. Standar-standar Audit Internal
3.             Melakukan tinjauan mengenai bagaimana aset dijaga, dan memverifikasi keberadaan aset tersebut.
4.             Mempelajari sumber daya perusahaan untuk menetapkan seberapa efektif dan efisien mereka digunakan.
5.             Melakukan tinjauan atas operasional dan program perusahaan, untuk menetapkan apakah mereka telah dilaksanakan sesuai rencana dan apakah mereka dapat memenuhi tujuan-tujuan mereka.

E.            Jenis Jenis Bukti Audit Sistem Informasi
Bukti audit dapat dikelompokkan ke dalam 9 jenis bukti. Berikut ini dikemukakan kesembilan jenis bukti tersebut.
1.         Struktur Pengendalian Intern
Struktur pengendalian intern dapat dipergunakan untuk mengecek ketelitian dan dapat dipercayai data akuntansi.
2.         Bukti Fisik
Bukti fisik banyak dipakai dalam verifikasi saldo berwujud terutama kas dan persediaan. Bukti ini banyak diperoleh dalam perhitungan aktiva berwujud. Pemeriksaan langsung auditor secara fisik terhadap aktiva merupakan cara yang paling objektif dalam menentukan kualitas yang bersangkutan
3.         Catatan Akuntansi
Catatan akuntansi seperti jurnal dan buku besar, merupakan sumber data untuk membuat laporan keuangan.
4.          Konfirmasi
Konfirmasi merupakan proses pemerolehan dan penilaian suatu komunikasi langsung dari pihak ketiga sebagai jawaban atas permintaan informasi tentang unsur tertentu yang berdampak terhadap asersi laporan keuangan. Konfirmasi sangat banyak menghabiskan waktu dan biaya.
Ada tiga jenis konfirmasi, yaitu:
a.       Konfirmasi positif
b.      Blank confirmation
c.       Konfirmasi negatif
6.          Bukti Surat Pernyataan Tertulis
Surat pernyataan tertulis merupakan pernyataan yang ditandatangani seorang individu yang bertanggung jawab dan berpengetahuan mengenai rekening, kondisi, atau kejadian tertentu. Bukti surat pernyataan tertulis dapat berasal dari manajemen atau organisasi klien maupun dari dari sumber eksternal termasuk bukti dari spesialis.
7.           Perhitungan Kembali sebagai Bukti Matematis
Bukti matematis diperoleh auditor melalui perhitungan kembali oleh auditor. Penghitungan yang dilakukan auditor merupakan bukti audit yang bersifat kuantitatif dan matematis. Bukti ini dapat digunakan untuk membuktikan ketelitian catatan akuntansi klien. Perhitungan tersebut misalnya:
a.       Footing untuk meneliti penjumlahan vertikal
b.      Cross-footing untuk meneliti penjumlahan horizontal
c.       Perhitungan depresiasi
8.          Bukti Lisan
Auditor dalam melaksanakan tugasnya banyak berhubungan dengan manusia, sehingga ia mempunyai kesempatan untuk mengajukan pertanyaan lisan. Masalah yang ditanyakan antara lain meliputi kebijakan akuntansi, lokasi dokumen dan catatan, pelaksanaan prosedur akuntansi yang tidak lazim, kemungkinan adanya utang bersyarat maupun piutang yang sudah lama tak tertagih. Jawaban atas pertanyaan yang ditanyakan merupaka bukti lisan. Bukti lisan harus dicatat dalam kertas kerja audit. Bukti ini dapat menghasilkan bukti yang berkaitan dengan semua asersi.
9.         Bukti Analitis dan Perbandingan
Bukti analitis mencakup penggunaan rasio dan perbandingan data klien dengan anggaran atau standar prestasi, trend industri, dan kondisi ekonomi umum. Bukti analitis menghasilkan dasar untuk menentukan kewajaran suatu pos tertentu dalam laporan keuangan dan kewajaran hubungan antar pos-pos dalam laporan keuangan.
F.             Kesimpulan
Sistem informasi membuat proses bisnis suatu organisasi menjadi lebih efisien dan efektif dalam mencapai tujuan. Risiko dalam auditing berarti bahwa auditor menerima suatu tingkat ketidakpastian tertentu dalam pelaksanaan audit ada 3 jenis risiko audit yaitu risiko pengendalian, risiko bawaan dan risiko deteksi.
Pengaruh atau dampak yang ditimbulkan terhadap suatu proyek sistem informasi dapat berpengaruh kepada nilai unjuk kerja dari sistem yang dikembangkan, Bukti audit dapat dikelompokkan ke dalam 9 jenis bukti  Struktur Pengendalian Intern, bukti fisik, Catatan Akuntansi,  Konfirmasi,  Perhitungan Kembali sebagai Bukti Matematis, Bukti Lisan, Bukti Analitis dan Perbandingan.

Refrensi
Fikri 2010. Manajemen Resiko Dalam Pengembangan Sistem Informasi. https://mamayukero.wordpress.com/2010/05/29/manajemen-resiko-dalam-pengembangan-sistem-informasi/. Diakses 13 Oktober 2019.

Sia 2014. Sistem Informasi Akuntan. http://siakelompok11.blogspot.com/2014/06/bukti-audit.html. Diakses 13 Oktober 2019.\
Uml     :    http://siakelompok11.blogspot.com/ . Diakses 14 Oktober 2019

Nama   : Rizka Anggi Setya Putri
Npm    : 16116541
Kelas   : 4ka19

Sabtu, 14 April 2018

sinopsis novel 728 hari



Ibu Jembatanmu menuju surga

Judul Buku      : 728HARI
Penulis             : Djono Winanto Oesman
Penerbit           : MelvanaPublishing
Tahun Terbit    : Cetakan Pertama, Oktober 2015
Tempat Terbit : Kelapa dua, Depok, Jawa Barat
Tebal               : 336 halaman
Ukuran            : 20,5 cm x 13 cm
Harga              :Rp. 75.000
No. ISBN        :978-602-73303-1-3 


Novel ini menceritakan seorang penyandang Lupus, Dia warga Bekasi, Jawa Barat. Meninggal tahun lalu diusia 38 tahun. Perjuangan hidupnya luar biasa. Menginspirasi orang lain agar bangkit dari kesulitan hidup. Selama 24 tahun berjuang melawan penyakit Lupus yang dideritanya sejak 1990 ketika usianya masih 14 tahun.
Dia seorang anak yang cerdas dan ceria bernama Eva Meliana Santi.Eva lahir di Dusun Dududuhan, Desa Mekarsari, Kecamatan Kotawinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, 5 September1976.Eva terakhir tinggal di Jatibening, Bekasi, Jabar.Dia meninggal di Jakarta, 1 April 2014 pukul 00.33 wib.Eva Lulusan akademi sekretaris di Jakarta. Pekerjaan Master of Ceremony pernikahan dan  Sekretaris Yayasan Lupus Indonesia. Perjalanan hidupnya sangat luar biasa sekali.
Untuk mengetahui penyakitnya dia harus diambil sumsum tulang belakang.Hasilnya, dia terkena Lupus yang terus menerus menghancurkan organ-organ dalam satu demi satu.Organ yang rusak, di operasi, dibuang.Satu demi satu organ dalam hilang, satu hilang, disusul yang lainya.Lupus memakan, menggrogoti, dan mencampakkan. Ibunda Eva, Sugiarti dengan sangat sabar merawat Eva, tak lupa sang ayah yang selalu mengantar jemput Eva, Badarudin.
Suami Eva, Nanan. Sudah mengetahui penyakit Eva sejak SMA.Tetapi lelaki tersebut tetap nekad untuk menikahi Eva. Pernikahan pun terasa sangat berat dan garing bagi sang suami. Nanan terus bersabar, tabah dan berdoa selalu unutk kebaikan Eva.Sampai Eva menghembuskan nafas terakhir Nanan masih tetap setia berada disamping Eva.Nanan mengatakan “Cintaku padamu menembus kehidupan fana. Cintakupadamu ladang pahalaku hidup di dunia” .
 Novel ini termasuk cerita yang tidak bertele-tele langsung pada intinya, berbagai macam informasi tentang penyakit lupus dan gejala-gejalanya dapat di paparkan sedemikian rupa di dalm cerita novel.sehingga menambah wawasan dan pengetahuan para pembaca novel ini. Novel ini memberikan banyak inspirasi dan memberi tahu para pembaca agar lebih menghargai setiap waktu dalam hidup ini.Novel ini pula meiliki banyak kejutan.Namun terkadang Novel ini terasa sedikit membosankan atau terasa kering di beberapa bagian ceritanya.
Gaya penulisan pada novel 728hari langsung pada intinya dan menggunakan gaya sastra yang tinggi dalam penulisannya. Gaya penulisan yang sangat renyah, di beberapa bagian muncul kejutan-kejutan alamiah, sehingga membuat pembaca terpaku pada buku. Walaupun masih terdapat kata-kata yang salah dalam pengetikan dan ada gaya bahasa yang menurut sedikit susah untuk dipahami oleh para pembaca.
Kompetitor terdekat 728 Hari adalah Surat Kecil untuk Tuhan (SKUT) karya Agnes Davonar.Sama-sama kisah nyata, tentang penyakit, dan mengharukan.Bedanya adalah dinamika dan kedalaman cerita 728 Hari lebih unggul dan mengandung banyak inspirasi, SKUT unggul di menguras air mata para pembaca.
Dramatisasi Ringan Meskipun penuh dengan pujian, toh novel itu masih perlu pendalaman dalam hal dramatisasi.
Pada bagian akhir di halaman 323 saat Eva menghembuskan napas terakhirnya, harapan pembaca untuk mendapatkan akhir yang dramatis kurang terpenuhi 100 persen.
Selain dalam beberapa bagian buku ini terasa penuh sesak dengan informasi yang dijejal-jejalkan.
Hal itu boleh jadi wajar mengingat bukan sesuatu yang mudah untuk menuangkan kisah hidup seseorang dalam hanya 336 halaman.
Gaya penulisan ala wartawan yang "langsung pada intinya" agak sedikit terasa mengingat sang penulis Djono W. Oesman adalah wartawan kawakan jebolan Grup Jawa Pos yang memulai karier jurnalistik sejak 1984
Namun gaya penulisan langsung itu adakalanya menjadi pedang bermata dua bagi sebuah hasil karya sastra.
Pembaca memang akan diperkaya dengan infomasi yang demikian lengkap namun di satu sisi, ia pernah kehilangan "roh" dalam setiap kisah yang diceritakannya. Akibatnya ada beberapa bagian yang terasa "kering".
Namun di luar itu semua, Djono W. Oesman mampu mengemas novel itu dengan baik sehingga novel layak untuk dibaca semua kalangan bukan semata bagi penyandang penyakit lupus.
Novel ini bahkan enak dibaca bagi mereka yang ingin mendapatkan inspirasi tentang bagaimana menghargai waktu dan hidup yang singkat ini.
Informasi tentang buku ini: Judul : 728 Hari Penulis : Djono W. Oesman Penerbit : Melvana Publishing Jumlah halaman : 336 Cetakan : Oktober 2015

#SABTULIS


Rabu, 04 April 2018

MANAJ LAYANAN SISTEM INFORMASI


METODE MANAJ LAYANAN SISTEM INFORMASI

Metode yang digunakan sistem informasi ada 4

1.     Total Quality Management(TQM)
Strategi manajemen untuk menanamkan kesadaran kualitas.
a.       Ada beberapa elemen bahwa sesuatu dikatakan berkualitas, yakni:
1)    Kualitas meliputi usaha melebihi harapan pelanggan
2)    Kualitas mencakup produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan
3)     Kualitas merupakan kondisi yang selalu berubah
4)    Kualitas merupakan suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan.

b.      Unsur-unsur utama TQM
a)    Fokus pada pelanggan.
b)    Obsesi terhadap kualitas.
c)     Pendekatan ilmiah.
d)    Komitmen jangka panjang
e)     Kerja sama tim.
f)      Perbaikan sistem secara berkesinambungan.
g)    Pendidikan dan pelatihan.
h)    Kebebasan yang terkendali.
i)      Kesatuan tujuan.
j)      Adanya keterlibatan dan pemberdayaan karyawan

      2. Six Sigma
          Six Sigma adalah suatu alat manajemen baru yang digunakan untuk mengganti Total Quality   Management (TQM)
  1. Faktor penting dalam implementasi Six Sigma
  2. Tim yang hebat. Para Executive Champion, Deployment Champions, Project Champions, Master Black Belts, Black Belts, dan Green Belts adalah orang-orang yg terlatih dengan baik untuk mengerjakan proyek Six Sigma.
  3. Training yg berbeda dgn yg pernah ada.
  4.  Alat ukur yg baru, dengan menggunakan DPMO (Defects Per Million Opportunities) yang berhubungan erat dgn Critical to Quality (CTC) yg diukur berdasarkan persepsi customer,
  5. Tradisi perusahaan yg baru, yaitu mempromosikan usaha untuk melakukan peningkatan kualitas secara terus menerus

        3.     Business Process Management (BPM)

BPM adalah suatu metode penyelarasan secara efisien suatu organisasi dengan keinginan dan kebutuhan organisasi tersebut.

Beberapa karakteristik umum yang dianggap harus dimiliki suatu proses bisnis adalah:
1. Definitif: Suatu proses bisnis harus memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.
2. Urutan: Suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.
3. Pelanggan: Suatu proses bisnis harus mempunyai penerima hasil proses.
4. Nilai tambah: Transformasi yang terjadi dalam proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.
5. Keterkaitan: Suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait dalam suatu struktur organisasi.
6. Fungsi silang: Suatu proses umumnya, walaupun tidak harus, mencakup beberapa fungsi.
  
4. apability Maturity Model Integration (CMMI)

       CMMI adalah suatu pendekatan perbaikan proses yang memberikan unsure-unsur penting proses efektif bagi organisasi. Praktik-praktik terbaik CMMI dipublikasikan dalam dokumen-dokumen yang disebut model, yang masing-masing ditunjukan untuk berbagai bidang yang berbeda.






Sabtu, 24 Maret 2018

APAKAH ITU DIRIMU ?


Hai namaku Rizka Anggi, aku baru saja menginjak umur 20 tahun pada 10 maret 2018 kemarin. Aku biasanya dipanggil  Anggi , tapi kalau di sekolah,kampus dan teman-teman ku memanggil aku Rizka. Entah mengapa dia memanggilku Rizka hehe. Aku berasal dari jawa tengah ,lahir di Wonosobo lalu pindah ke Jepara karena dulu pada tahun 1998 ada kerisis ekonomi sehingga aku dititipkan ke adik ibuku dan nenekku .
Ketika aku berumur 7 tahun aku ditinggalkan ke Jakarta oleh ibu yang merawatku(adik ibu kandung) dan aku dirawat oleh neneku,setahun sekali dia pulang untuk menengokku dan nenekku. Terkadang, hidupku seperti sebatang kara, tidak ada ayah disampingku,dia bekerja di suatu perusahaan swasta dan sering keluar kota untuk bekerja
Aku dulu sekolah di Jepara dari TK sampai SMP. SMAnya aku pindah ke Jakarta untuk tinggal bersama ibuku. Sekarang aku berkuliah disalah satu universitas ,sebenarnya aku sangat bingung apakah aku berkuliah dulu atau berkerja dulu. Aku ingin sedikit bercerita mengapa aku sangat bingung.
Dulu aku ingin menjadi atlit karate waktu aku SMA aku mengikuti perlombaan karate sebenarnya aku tidak mau karena ,pertama aku kesal dengan diriku sendiri karena sebelumnya aku pernah kalah dalam tingkat nasional , yang kedua aku tidak cukup berlatih. Nah, sesampainya aku ditempat pertandingan aku sangat kesepian aku tak ada penyemangat , penyemangatku telah menemukan kekasihnya dan meninggalkan sahabatnya sendiri. Waktu pertandingan dimulai tiba tiba dia menghadiri pertandinganku tanpa sepengetahuanku , aku sangat marah pada saat itu , kenapa? Dia membawa kekasihnya itu yang membisiki sahabatku agar menjahuiku. Aku tidak fokus lagi aku menghajar lawan ku sehingga dia cidera, aku sangat marah,kesal pada waktu itu.
Pertandingan pun di istirahatka. Sahabatku menghampiriku dan menarik bajuku , membanting badanku kedinding dan mengatakan “ yang lo lakuin apa tadi, lo itu atlit ,lo itu cerdas dipertandingan, lo itu salah satu atlit yang dibanggakan di dojjo(tempat latihan), lo marah ? lo kesel sama gue hah? (tittttttttttt sensor ) ga seharusnya lo kaya gini Rizka, ayo dong semangat jangan marah lagi okey. Aku akan menyemangatimu apapun yang terjadi aku akan disamping kamu” (sambil menepuk bahuku).
Aku sedikit tenang dan aku berhasil menjuarai pertandingan itu . aku akan menjadi atlit yang dibanggakan oleh dia ,guruku dan orang tuaku. Tapi keadaannya tidak seperti itu aku mengikuti lomba lagi dan akhrinya kalah berturut turut ,aku putus asa.
Mulai saat kejadian itu aku tidak tahu harus bagaimana. Aku bingung , aku menangisi kegelisahanku. Bagaimana aku harus menjalani kedepannya,aku tidak tahu tentang diriku yang aku banggakan dulu. Aku lemah, aku tidak dapat bangkit aku butuh sahabatku tapi apa dia pergi menjauh dariku.
Orangtuaku menyadari kegelisahanku, dia menyarankan supaya berkuliah saja dulu ambil jurusan yang berbasis tegnologi barang kali aku menemukan jati diriku lagi, kenapa tegnologi ? aku ingin mempelajari banyak tentang tegnologi jaman sekarang yang maju sangat pesat.
Nah,dari situ aku kuliah di UNIVERSITAS GUNADARMA. Aku bertekat menjadi Profesor Sistem Informasi nantinya, yaaaa walaupun aku belum begitu mahir dalam mempelajari itu tapi aku akan berusaha.
Oiya , selama aku kuliah aku menemukan penyemangat baruku hehe. Semoga dia akan menjadi penyemangatku hingga akhir hayatku.

Singkat cerita tentang ku..
Terima kasih untuk perhatiannya..
Bye^_^

#SABTULIS


Selasa, 20 Maret 2018

MANAJEMEN BAGI LINGKUNGAN


Manajemen adalah sebuah proses yang dilakukan untuk sebuah tujuan yang dilakukan bersama-sama. Manajemen lingkungan adalah fungsi manajemen yang menentukan dan membawa pada implementasi kebijakan lingkungan (BBS 7750, dalam ISO 14001 oleh Sturm, 1998). Pengertian lainnya yaitu Manajemen Lingkungan adalah kerangka kerja diintegrasikan ke dalam proses-proses bisnis yang ada untuk mengenal, mengukur, mengelola dan mengontrol dampak-dampak lingkungan secara efektif, dan oleh karenanya merupakan risiko-risiko lingkungan.
Menurut ISO 14001 (ISO 14001, 1996), sistem manajemen lingkungan (EMS) adalah 'that part of the overall management system which includes organizational structure planning, activities, responsibilities, practices, procedures, processes, and resources for developing, implementing, achieving, reviewing, and maintaining the environmental policy'.
Jadi disimpulkan bahwa menurut ISO 14001, EMS adalah bagian dari sistem manajemen keseluruhan yang berfungsi menjaga dan mencapai sasaran kebijakan lingkungan. Sehingga EMS memiliki elemen kunci yaitu pernyataan kebijakan lingkungan dan merupakan bagian dari sistem manajemen perusahaan yang lebih luas. Berdasarkan cakupannya, terdapat pendapat yang membagi manajemen lingkungan dalam 2 macam yaitu:
Manajemen Lingkungan ialah manajemen  yaang mengolola organisasi berdasarkan pada lingkungan-lingkungan, sperti dibawah ini:
·        Lingkungan internal organisasimeliputi pimpinan organisasi, alat-alat dan metode pengelolaan organisasi, strategi perencanaan, dan pelaksanaan kegiatan organisasi.
·        Lingkungan eksternal organisasiyaitu lingkungan masyarakat, lingkungan kerja sama antarorganisasi, lingkungan lintas pimpinan organisasi.


PERANAN MANAJEMEN
1.     Peran interpesonal
Yaitu hubugan antara manajer dengan orang yang ada di sekelilingnya;
Ø Figurehead/pemimpin simbol
Ø Leader/pemimpin
Ø Liaison/penghubung
2.     Peranan informasi]
 Peran mengatur informasi yang berasal dari luar maupun dalam,meliputi;
Ø Monitor
Ø Disseminator
Ø Spokeperson
3.     Peran mengambil keputusan
Ø  Entrepreneur / Kewirausahaan
Ø  Disturbance Handler / Penyelesai Permasalahan :
Ø  Resource Allicator / Pengalokasi Sumber Daya
Ø  Negotiator / Negosiator
MANFAAN MANAJEMEN
             Manfaatnya sebagai berikut:
Ø pengurangan pencemaran lingkungan,
  Ø peningkatan pada proses efisiensi,
  Ø peningkatan pada kinerja manajemen/moral kerja, 
  Ø peningkatan kepuasan konsumen,
  Ø peningkatan pemenuhan peraturan lingkungan, dan
  Ø peningkatan penjualan.




Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts